KENAIKAN HARGA DAN KEKACAUAN PARKIR DI PASAR MINGGU, WARGA RESAH
Dampak Kenaikan Harga Bahan Pokok dan Pengelolaan Parkir yang Tidak Tertata di Pusat Perbelanjaan Tradisional.
. Fotografer : Nasywa Farah Diba Ramadhani
JAKARTA – Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan tradisional, kini menghadapi berbagai permasalahan yang membuat pengunjung kurang nyaman. Dua keluhan utama yang sering disampaikan adalah kenaikan harga bahan pokok yang cukup tajam dan kondisi parkir yang semakin tidak tertata.
Menjelang bulan puasa, harga bahan pokok di Pasar Minggu mengalami lonjakan signifikan. Cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp35.000 per kilogram kini bisa mencapai Rp120.000 per kilogram. Meskipun sesekali turun ke Rp80.000, harganya tetap terasa mahal bagi konsumen. Hal serupa juga terjadi pada cabai merah panjang, yang naik dari Rp20.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Tak hanya cabai, harga bawang pun ikut melonjak. Saat ini, bawang besar dijual dengan harga Rp50.000 per kilogram, sementara bawang kecil mencapai Rp40.000 per kilogram. Menurut Sri Maryani, salah satu pedagang di Pasar Minggu, kenaikan harga ini terjadi karena pasokan yang tidak stabil dan permintaan yang meningkat menjelang Ramadan.
“Kami juga kesulitan mendapatkan stok dengan harga murah, jadi terpaksa ikut menaikkan harga,” ujarnya.
Selain harga yang terus merangkak naik, kondisi parkir di pasar ini juga menjadi masalah besar. Banyak kendaraan diparkir sembarangan, menghalangi jalan dan menyulitkan pembeli serta pedagang. Beberapa pelanggan bahkan memilih tidak jadi belanja karena sulit mendapatkan parkir yang layak.
“Kadang ada yang parkir di depan lapak saya, pelanggan jadi susah masuk. Kalau parkir di tempat resmi, tarifnya mahal,” ujar Sri.
Kemacetan akibat parkir yang tidak teratur ini semakin memperburuk kondisi di Pasar Minggu. Banyak pengunjung yang merasa tidak nyaman dan akhirnya memilih berbelanja di tempat lain yang lebih tertata. Hal ini berdampak pada pedagang yang mengalami penurunan jumlah pembeli dan berkurangnya pendapatan mereka.
Para pedagang berharap ada tindakan dari pihak terkait untuk mengatur parkir agar lebih tertib dan menstabilkan harga bahan pokok. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan Pasar Minggu bisa kembali menjadi tempat belanja yang nyaman dan ramah bagi pengunjung.
Komentar
Posting Komentar