MENGARSIP RASA: JEJAK KREATIVITAS MAHASISWA UNU DI GALERI EMIRIA SOENASSA
Jakarta — Galeri Emiria Soenassa di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, menjadi saksi bagi pameran seni rupa yang menarik, bertajuk Sama Rasa: Mengarsip Rasa. Pameran ini diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta sebagai bagian dari Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mereka di Yogyakarta. Pameran ini berlangsung dari 21 hingga 27 April 2025 dan terbuka untuk umum tanpa biaya masuk, memberi kesempatan bagi masyarakat Jakarta untuk menyaksikan karya-karya seni rupa yang menampilkan kreativitas luar biasa.
Sebanyak 71 mahasiswa terlibat dalam pameran ini, menampilkan karya yang mencakup berbagai medium seni, dari lukisan, instalasi, hingga kolase. Setiap karya tersebut merupakan hasil perjalanan kreatif mereka yang dipengaruhi oleh pengalaman belajar di Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya. Karya-karya ini menggabungkan teknik artistik yang kuat dengan ekspresi pribadi, memberikan gambaran mendalam tentang proses belajar mereka selama KKL.
Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah instalasi bunga dengan lampu, yang menciptakan atmosfer magis di ruang pameran. Instalasi ini memadukan elemen alami dengan teknologi penerangan, memberikan kesan visual yang memukau sekaligus menyentuh dimensi emosional pengunjung. Instalasi bunga ini mengajak siapa pun yang melihatnya untuk merenung dan merasakan keindahan yang terpancar dari setiap detail karya.
Selain itu, pameran ini juga menyuguhkan lukisan-lukisan yang menunjukkan ekspresi pribadi para mahasiswa. Lukisan-lukisan ini mengungkapkan perasaan dan pengalaman mereka selama proses penciptaan karya seni di Yogyakarta. Dari tema introspektif hingga eksplorasi tentang kebudayaan dan emosi, setiap lukisan mengajak pengunjung untuk merasakan cerita yang tertuang dalam setiap goresan kuas.
Bagi pengunjung yang tertarik untuk berinteraksi lebih lanjut dengan seni, tersedia juga workshop bersama Mata Kaki Kolase. Workshop ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk belajar langsung dari para mahasiswa, mempelajari teknik kolase, dan menciptakan karya seni mereka sendiri. Kegiatan ini tidak hanya memungkinkan pengunjung untuk berkreasi, tetapi juga menciptakan ruang dialog langsung antara seniman dan audiens.
Pameran Sama Rasa: Mengarsip Rasa lebih dari sekadar ajang memamerkan karya seni. Pameran ini menggambarkan proses penciptaan yang lebih dalam, yaitu mengarsip rasa. Setiap karya yang dipamerkan merekam pengalaman batin, dari keterkejutan hingga refleksi mendalam para seniman muda dalam perjalanan mereka menciptakan karya seni. Mengarsip rasa berarti menangkap esensi perasaan dan memori yang tak terucapkan, yang diwujudkan melalui bentuk, warna, tekstur, dan material dalam karya-karya mereka.
Dalam hal ini, pameran ini menjadi suatu bentuk arsip visual yang mencatat perjalanan batin para mahasiswa. Setiap detail karya membawa serpihan kisah tentang perjuangan, proses, dan pencapaian mereka selama berada di Jogja, tempat yang penuh dengan inspirasi seni. Karya-karya ini tidak hanya mengundang apresiasi visual, tetapi juga memperdalam pemahaman pengunjung tentang arti dibalik setiap goresan dan komposisi.
Pameran ini juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk terlibat dalam ruang seni yang cair dan interaktif. Penataan karya di Galeri Emiria Soenassa memungkinkan penjelajahan yang bebas, memfasilitasi pengunjung untuk merasakan karya-karya tersebut dengan cara yang lebih intim dan personal. Beberapa karya bahkan dilengkapi dengan catatan proses atau potongan jurnal harian yang menceritakan pengalaman langsung selama pembuatan karya tersebut, menambah kedalaman dan keintiman dalam memahami makna di balik visual yang dipamerkan.
Bagi masyarakat Jakarta dan pecinta seni, pameran Sama Rasa: Mengarsip Rasa ini menjadi sebuah kesempatan langka untuk melihat karya-karya yang tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga memuat kedalaman pengalaman dan emosi pribadi para senimannya. Pameran ini memperkaya pengetahuan seni pengunjung, sambil memberi mereka kesempatan untuk meresapi berbagai lapisan rasa yang terekam dalam setiap karya seni.
Komentar
Posting Komentar